APAKAH KONSUMEN PASAR DIGITAL UMKM HANYA BUMN?

Pertanyaan ini mungkin jadi pertanyaan banyak pihak, salah satunya UMKM yang ingin bergabung dengan PASAR DIGITAL UMKM. Perlu kalian ketahui jika PASAR DIGITAL UMKM dibagi menjadi dua, yakni PASAR DIGITAL UMKM B2B dan juga PASAR DIGITAL UMKM B2C.

Kedua platform ini sama-sama dikelola oleh BUMN-BUMN yang telah ditunjuk oleh Kementerian BUMN, yakni PT. Telkom Indonesia, Wijaya Karya, Waskita Karya, Pegadaian, Pertamina, PNM, PP, BRI dan Pupuk Indonesia. Mereka memiliki peran yang sangat besar dalam berlangsungnya PADI UMKM ini.

Platform ini nantinya akan mencoba merangkul semua pelaku UMKM terpercaya yang ada di Indonesia. Tujuannya adalah untuk memudahkan pihak BUMN dalam pengadaan barang dan jasa. Mungkin ke depannya platform ini bisa sampai ke tingkat kementerian dan berbagai instansi pemerintah lainnya.

Dengan demikian, transaksi yang dilakukan pihak BUMN akan tertuju kepada UMKM dalam pengadaan barang dan jasanya. Artinya, transaksi-transaksi yang tidak dalam jumlah kecil tersebut akan mengalir ke dalam negeri sendiri yang berakibat kepada penguatan ekonomi secara nasional.

Selain itu juga, platform Pasar Digital UMKM ini memudahkan pemerintah untuk memonitor transaksi-transaksi yang dilakukan pihak BUMN kepada UMKM.

Seyogyanya, BUMN memang harus berjalan seiringan dengan pemerintah yang mencanangkan penguatan UMKM sebagai tonggak atau roda ekonomi masyarakat Indonesia.

Tapi tentu pihak BUMN juga bisa mempertanyakan soal kelayakan dan juga ketersediaan barang atau jasa yang ada di pihak UMKM. Oleh karena itu Pasar Digital UMKM harus terus menambah pelaku UMKM ke dalam jangkauan mereka demi memenuhi tuntutan kebutuhan BUMN.

Tetapi Anda juga harus memahami, bahwa beberapa paragraf di atas hanya menjelaskan soal Pasar Digital UMKM B2B. Untuk PaDi UMKM B2C tentu akan lebih luas scopenya dibanding Pasar Digital B2B. Tetapi mereka belum bisa mendapatkan akses untuk masuk ke PaDi UMKM B2B.

Untuk PASAR DIGITAL UMKM B2C, keuntungan yang bisa diraih adalah sebagaimana berikut ini:

  1. Apabila Anda sudah memiliki beberapa toko di beberapa marketplace seperti Bukalapak, Tokopedia, Blibli, Lazada dan juga Shopee, Anda bisa mengelola produk dan transaksi terpusat melalui PASAR DIGITAL UMKM. Jadi dengan begitu, Anda bisa mengelola toko Anda dengan mudah.
  2. Dengan mendaftar di PASAR DIGITAL UMKM, usaha Anda akan otomatis tercatat sebagai daftar UMKM yang akan dimonitor secara langsung oleh Kementerian BUMN.
  3. Anda bisa mengintegrasikan data pelanggan Anda dari seluruh channel yang nantinya bisa Anda maksimalkan dengan fitur CRM yang tersedia.
  4. UMKM yang belum terdaftar sebagai supplier belanja barang dan jasa BUMN akan didukung untuk naik kelas sebagai UMKM yang bertugas menyediakan pengadaan barang dan jasa BUMN.

Jadi, konsumen yang ada di Pasar Digital UMKM bukan hanya BUMN ya. Bagi yang ingin bergabung dengan PaDi UMKM B2C. Silahkan kunjungi PaDi UMKM sekarang juga!

 

By control